Breaking News

Ekstrakurikuler Arabiyatunaa Jadi Kegiatan Tindak Lanjut Arabic Camp MAN Kota Surabaya

Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – Ekstrakurikuler Arabiyatunaa akan menjadi kegiatan tindak lanjut dari kegiatan Arabic Camp yang diadakan pada  Minggu (5/8) oleh MAN Kota Surabaya. Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Suwar, selaku wakil kepala madrasah bidang kesiswaan.
Menurut Suwar, kegiatan Arabic camp perlu ditindaklanjuti dalam wujud kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian yang menjadi tujuan dari Arabic camp dapat dimonitor secara berkelanjutan.
“ Tujuan dari Arabic Camp ini adalah membekali siswa kami yang dari jurusan keagamaan untuk mampu berbahasa arab secara aktif dalam percakapan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu perlu semacam kegiatan yang berkelanjutan untuk memonitor kemajuan berbahasa arab mereka baik secara lisan maupun tulisan”, jelas Suwar.
Kegiatan camp yang dilaksanakan selama tiga hari yakni Jum’at (3/8) sampai Minggu (5/8) di MAN Kota Surabaya ini dipandu oleh para guru Bahasa Arab MAN Kota Surabaya. Materi-materi  penting dalam bahasa arab disampaikan dalam Arabic camp ini dengan materi utamanya adalah Muhadatsah Yaumiyah (dasar) dan Qowaidul Kalam (nahwu-shorof dasar).

Sistem kegiatan yang dilakukan ada dua macam yaitu muhadatsah dan tatap muka dalam ruangan. Sistem muhadatsah dilaksanakan secara tematik dibagi berpasangan yang pelaksanaannya indoor ataupun outdoor. Penggunaan sistem muhadatsah ini dalam rangka membentuk Bi'atul Lughowiyah sederhana bagi siswa. Sedangkan sistem tatap muka dilaksanakan dalam ruang kelas untuk materi khusus Qowaid.
Suwar juga menambahkan bahwa kegiatan ini lebih ditekankan bagi siswa jurusan keagamaan namun ia tidak menutup kemungkinan bagi siswa jurusan MIPA atau IPS yang ingin bergabung.
“Kedepannya sebagai tindak lanjut Arabic camp ini akan ada ekstrakurikuler Arabiyatunaa. Kegiatan ini adalah ektra khusus pengembangan kompetensi berbahasa Arab, yang penekanannya adalah kemampuan dan kelancaran dalam berbahasa Arab Lisan dan tulisan. Bentuk kegiatannya adalah pelatihan Khithobah dasar secara bergiliran tiap Jum’at akhir bulan,” tutur Suwar.
Harapan besar disematkan dari pelatihan khithobah ini, antara lain siswa anggota ekstra Arabiyatunaa mampu menjadi MC acara yang menggunakan Bahasa Arab sebagai Bahasa pengantarnya. Siswa juga diharapkan mampu berpidato dalam Bahasa Arab. Aamiin  (HMS)

No comments