Breaking News

MAN Kota Surabaya Selenggarakan Bimtek Kurikulum 2013.


Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – Jum’at (13/7) adalah hari kedua guru-guru MAN Kota Surabaya mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) kurikulum 2013. Bimtek ini diselenggarakan selama 3 hari mulai Kamis (12/7) sampai Sabtu (14/7). Tujuan diselenggarakannya bimtek ini adalah guru-guru MAN Kota Surabaya dapat menyusun perangkat dan bahan ajar pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Demi mewujudkan tujuan itu, MAN Kota Surabaya menggandeng tim ahli dari UIN Sunan Ampel dan UNESA sebagai pemateri bimtek.
Dalam pelaksanaannya, para peserta bimtek dibagi menjadi kelas-kelas kecil sesuai rumpun mata pelajarannya. Tercatat ada empat kelas, yaitu kelas PAI dan Bahasa Arab yang diampu oleh dosen ahli dari UINSA, sedangkan kelas MIPA, IPS, dan Bahasa diampu oleh dosen-dosen ahli dari UNESA.
Dari data yang diperoleh dari panitia, bimtek kurikulum ini diikuti oleh kurang lebih 80 peserta dengan rincian 63 peserta adalah guru-guru MAN Kota Surabaya dan selebihnya adalah guru MA swasta anggota KKM MAN Kota Surabaya. Materi yang disampaikan kepada para peserta bimtek adalah kurikulum 2013, Perangkat pembelajaran yang sesuai kurikulum 2013, dan bahan ajar pembelajaran.
Pembukaan bimtek ini sendiri dilakukan kemarin (Kamis, 12/7) dan dibuka secara resmi oleh kepala kemenag kota Surabaya, H. Haris Hasanudin didampingi kasi Pendma kemenag kota Surabaya. Terselip harapan dari kakankemenag kota Surabaya kepada para peserta bimtek, antara lain bahwa kegiatan profesi seperti bimtek kurikulum ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru. Dengan demikian para peserta diminta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius. Haris juga berpesan bahwa metode mengajar itu penting dimiliki oleh guru, tapi kehadiran hati dari guru juga sangat penting untuk mencetak generasi menjadi cerdas dan berakhlakul karimah.
Sedangkan informasi yang diperoleh dari kepala MAN Kota Surabaya, Fathorrakhman, akan ada tindak lanjut dari kegiatan bimtek ini. Fathorrakhman menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini adalah bimbingan teknis. Oleh karena itu ada tagihan berupa tugas yang harus disetorkan para peserta di akhir kegiatan. Tugas itu ada dua yaitu RPP pembelajaran minimal 1 kali pertemuan yang dikumpulkan pada Sabtu besok (14/7) dan bahan ajar yang dikumpulkan pada Jum’at (10/8). Dan sebagai tindak lanjut kegiatan ini khusus guru MAN Kota Surabaya, ditahun pelajaran 2018-2019 akan ada pendampingan dari UINSA dan UNESA terkait dengan pelaksanaan RPP tersebut di kelas, Ia berharap dengan tindak lanjut ini kompetensi guru-guru MAN Kota Surabaya dapat lebih meningkat dan kedepannya dapat meningkatkan mutu dan kualitas MAN Kota Surabaya (HMS)

No comments