Breaking News

Tim Robotika MAN Kota Surabaya Raih Juara 2 Lomba Robot Nasional 2018.


Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – Tim robotika MAN Kota Surabaya kembali sukses mendulang prestasi di ajang lomba robot tingkat Nasional. MS-Indonesia, tim robotika dari MAN Kota Surabaya berhasil meraih juara 2 di BARONAS (Lomba Robot Nasional) 2018 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Sabtu (31/3) sampai Minggu (1/4).
Di BARONAS 2018 ini, misi yang harus diselesaikan oleh peserta adalah membantu pekerjaan petani. Setiap tim harus membuat dua jenis robot yang mampu menyelesaikan misi tersebut, termasuk MS-Indonesia. Tim robotika MAN Kota Surabaya yang diawaki oleh Ryan Hidayat, Nur Aiza Maulidianita, dan Dimas Aditya Wiranata ini rela bekerja keras selama satu minggu untuk merakit dua robot jenis yang sesuai dengan kategori penilaian lomba.
“ Selama satu minggu kami merakit dua robot untuk BARONAS ini, yaitu robot LT Micro dan robot jenis manual. Dua robot ini kami program untuk membantu pekerjaan para petani, yaitu memetik, membawa hasil panen juga menanam benih. Cara kerja dua robot ini berbeda. LT Micro kami program untuk memetik dan membawa buah hasil panen sekaligus menanam benih sedangkan yang jenis manual kami program untuk membawa hasil panen ke gudang penyimpanan buah. Untuk menjalankannya pun ada perbedaan. LT Micro dijalankan menggunakan sensor sedangkan untuk yang manual dijalankan menggunakan remot control,” tutur Aiza, awak MS-Indonesia dari kelas X MIPA 6.

Detik—detik mendebarkan terjadi di babak final ketika penentuan juara 2. Hal ini karena poin tim MAN Kota Surabaya sama dengan tim lawan yaitu tim Walker. Namun keefektifan robot LT Micro yang lebih cepat menyelesaikan misi menanam benih membuat panitia menetapkan MS—Indonesia sebagai pemenangnya.
“ Di babak final, robot LT Micro kami mengambil bola pimpong sebagai buah hasil panennya sebanyak lima buah dan harus dibawa ke drop zone atau zona penimbangan. Baru robot manual mengambil buah tersebut dan memasukkannya ke gudang buah sesuai warna buah. Sampai misi ini kami mempunyai poin yang sama dengan tim lawan. Nah, di misi terakhir kami lebih cepat. Di misi menanam benih ini kami dapat menyelesaikan misi lebih cepat dari tim lawan. Alhamdulillah kami dapat mempersembahkan juara 2 untuk MAN Kota Surabaya,” lanjut Aiza. (HMS)


No comments