Ekstra

Pramuka

PPDB Online

Recent Posts

Pembinaan Guru dan Pegawai sekaligus Pisah Sambut Kepala Tata Usaha MAN Surabaya

Friday, May 19, 2017 Add Comment

Kota Surabaya (MAN Surabaya) – Jum’at, (19/5) telah dilaksanakan pembinaan Guru dan Pegawai di MAN Surabaya, jalan Wonorejo Timur No. 14 Surabaya. Pembinaan disampaikan oleh Haris Hasanudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, dan Umi Kholisoh, Kasi Pendma Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya. Acara pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dan pegawai itu dimulai pukul 14.00 WIB dan dihadiri oleh Kasi Bimas Islam, Kepala MTsN,dan Kepala MIN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya. 

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pisah sambut Kepala Tata Usaha MAN Surabaya dari  Plt. Ruslan Hadi ke Abdul Ghofar Ismail. Dalam sambutannya, Fathorrakhman, Kepala MAN Surabaya menyatakan bahwa pembinaan  dari kakankemenag dan Kasi Pendma diperlukan untuk peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di MAN Surabaya. Pembinaan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu siap melayani masyarakat dan jauh dari sifat malas dalam berkarya,” jelas Fathorrakhman.

"Kepada pak Ruslan, kami ucapkan terima kasih atas kebersamaan dan karyanya selama kurang lebih 5,5 bulan menjadi Plt. KaTU di MAN Surabaya. Pada  pak Ghofar, kami ucapkan selamat datang di MAN Surabaya. Semoga hadirnya beliau semakin meningkatkan kualitas  pelayanan madrasah ke masyarakat," lanjut Fathorrakhman.

Dalam pembinaan tersebut, Haris Hasanudin juga mengucapkan selamat kepada Abdul Ghofar Ismail yang menjabat sebagai KaTU MAN Surabaya. Beliau berharap KaTU baru dapat merawat apa yang ditinggalkan KaTU sebelumnya dan terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan lembaga.

"Untuk membentuk madrasah yang maju dan baik diperlukan unsur intern dan unsur ekstern. Unsur intern berasal dari dalam madrasah sendiri, salah satunya dari pendidik dan tenaga kependidikannya. Pendidiknya harus memiliki 4 kompetensi pendidik yang meliputi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Sedangkan unsur ekstern adalah peran serta masyarakat yang terwujud dalam komite madrasah. Hal ini karena peran masyarakat diperlukan untuk memajukan madrasah," jelas  Haris.

Diakhir pembinaannya, kakankemenag berharap MAN Surabaya mampu memunculkan karakteristik madrasah.

"Madrasah harus bisa mencetak kader-kader bangsa yang pintar dan benar. Salah satu jalan untuk mewujudkannya dengan memunculkan karakteristik madrasah melalui program boarding atau pondok. Di pondok itulah  kawah candradimuka nya siswa-siswa madrasah ditempa untuk dapat menjadi kader-kader bangsa yang pintar dan benar," harap Haris. (Humas MAN Surabaya)

Wisuda Siswa Akhir MAN Surabaya 2017

Monday, May 08, 2017 Add Comment
Perhelatan Akbar Wisuda siswa akhir man surabaya akhirnya terlaksana, bertempat di Poltek Pelayaran Surabaya Jl. Gunung sari Boulvard No. 1 Surabaya segenap Siswa akhir Madrasah aliyah negeri surabaya melaksanakan prosesi wisuda dengan dihadiri orang tua masing-masing. Turut hadir dalam wisuda kali ini Kepala Kemenag yang diwakili oleh kasubag TU dan Kasi Pendma.

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Bersama Kakankemenag Kota Surabaya Monitoring UNBK di MAN Surabaya

Tuesday, April 11, 2017 Add Comment
Kota Surabaya (MAN Surabaya) Senin (10/4), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Haris Hasanudin, dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Umi Cholisoh melaksanakan monitoring Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di MAN Surabaya.
Dengan didampingi Fathorrakhman, kepala MAN Surabaya, Syamsul Bahri, Haris Hasanudin dan Umi Cholisoh meninjau pelaksanaan UNBK di MAN Surabaya. Tempat pertama yang dikunjungi rombongan adalah ruang panitia. Di tempat itu tersedia layar yang menayangkan suasana pelaksanaan UNBK dari tiga ruang ujian.
"Di tiap ruang ujian telah terpasang kamera CCTV yang terkoneksi dengan laptop dan layar ini. Dengan demikian kami dapat memantau suasana UNBK dari tiap-tiap ruang tanpa masuk ke ruang ujian," kata Fathorrakhman.
Tim monitoring pun kemudian menuju ruang ujian. Dari depan pintu tiga ruang UNBK yang dipergunakan, Kakanwil dan tim memperhatikan suasana ujian. Tampak bahwa mereka sangat memahami POS dan domnis UN, bahwa selain peserta ujian, pengawas, proktor, dan teknisi tidak diperkenankan memasuki ruang ujian.
Setelah meninjau suasana ujian, Kakanwil Syamsul Bahri dan tim monitoring kemenag kota Surabaya mengapresiasi pelaksanaan UNBK di MAN Surabaya yang tertib dan tenang.
Menanggapi hal tersebut, Fathorrakhman, kepala MAN Surabaya menyampaikan, "Kesuksesan pelaksanaan UNBK ini adalah hasil kerja para guru dan tim IT MAN Surabaya. Para guru telah membekali siswa dengan berbagai upaya seperti pendalaman materi, try out, dan sebagainya. Sementara tim IT mempersiapkan sistem jaringan, perangkat komputer, dan cara operasionalnya supaya siswa dapat melaksanakan ujian dengan lancar tanpa ada masalah. Saya sampaikan terima kasih kepada tim IT yang bekerja tanpa kenal lelah demi kelancaran dan kesuksesan UNBK ini. Dan semoga sampai hari terakhir pelaksanaan UNBK tidak ada kendala yang mengganggu jalannya ujian,"kata Fathorrakhman. (Humas MAN Surabaya).